Perkuat Karakter ASN, Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Padang Berikan Bimbingan dan Silaturahmi di MTsN 7

MTsN 7 Kota Padang (Humas) –Bertempat di ruang guru MTsN 7 Kota Padang, Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag) Kota Padang, Edy Oktafiandi, menggelar pertemuan bimbingan serta silaturahmi bersama jajaran pendidik dan tenaga kependidikan. Kegiatan ini menjadi momentum penguatan komitmen ASN pasca-pelaksanaan upacara bendera di madrasah tersebut.

Pertemuan strategis ini turut dihadiri oleh Kepala KUA Bungus Teluk Kabung beserta Operator KUA, serta Kepala MAN 1 Kota Padang Kampus Bungus. Kehadiran lintas sektoral ini mempertegas soliditas lembaga di bawah naungan Kementerian Agama, khususnya di wilayah Bungus Teluk Kabung.

Dalam arahannya, Kakan Kemenag memberikan apresiasi atas dedikasi guru, namun tetap memberikan catatan penting terkait peningkatan pelaksanaan upacara. Beliau menegaskan bahwa sebagai abdi negara, ASN harus menunjukkan performa terbaik dalam setiap agenda kedinasan.

“Kedisiplinan bukan hanya soal presensi atau kehadiran di atas kertas, tapi tentang tanggung jawab moral kita kepada masyarakat dan negara. Saya minta seluruh ASN, baik di madrasah maupun di KUA, tetap menjaga integritas dan ketepatan waktu,” tegas Edi

Poin utama yang ditekankan dalam pertemuan tersebut adalah perubahan pola sikap ASN dalam melayani. Kakan Kemenag menginstruksikan agar seluruh jajaran guru dan pegawai menerapkan sikap:

  • Ramah: Menyambut siswa dan wali murid dengan senyuman dan keterbukaan.
  • Humanis: Mengedepankan pendekatan memanusiakan manusia dalam mendidik.
  • Santun: Menjaga tata krama dan etika komunikasi sebagai cerminan masyarakat yang agamis.

Secara khusus, beliau berpesan kepada para guru untuk menjadi teladan hidup bagi para siswa. Menurutnya, citra madrasah sangat bergantung pada bagaimana guru berinteraksi dengan anak didik mereka.

“Berikan kesan yang baik kepada anak-anak kita. Jadilah guru yang kehadirannya dinanti dan keteladanannya dicontoh. Jika kita mampu bersikap santun dan humanis, anak-anak akan merasa nyaman dan bangga menjadi bagian dari madrasah,” tambahnya. (KF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *