KELAS VIII.2 DAN VIII.4 MTSN 7 KOTA PADANG GELAR KOKURIKULER KUNJUNGAN KE PANTI ASUHAN, TANAMKAN NILAI KEPEDULIAN

MTsN 7 Kota Padang (Humas) – Siswa-siswi kelas VIII.2 dan VIII.4 Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 7 Kota Padang sukses melaksanakan kegiatan kokurikuler yang sarat makna, yakni kunjungan ke Panti Asuhan Al Hidayah, Kalumbuk, Kuranji, Kota Padang. Panti ini memiliki anak asuh yang berjumlah 33 orang. Anak asuh paling kecil yaitu kelas IV SD dan paling besar yaitu kelas XII SMA. Dalam sambutannya, pengurus bidang pendidikan, Afrijoni mengatakan ke depannya panti ini juga akan membangun tempat untuk orang lanjut usia. Kegiatan ini bertujuan untuk menanamkan rasa kepedulian sosial, empati, dan berbagi kepada sesama, khususnya kepada anak-anak yang berada di panti asuhan. Kunjungan yang berlangsung pada hari Sabtu ini tidak hanya menjadi implementasi dari materi pelajaran, tetapi juga pengamalan nilai-nilai spiritual dan kemanusiaan yang menjadi fokus pendidikan di madrasah.

Kegiatan ini berjalan lancar dan tertib di bawah bimbingan langsung oleh para pihak sekolah yang kompeten. Mereka adalah, wali kelas VIII.2, Petra Yandi dan VIII.4 Krisvi Emril. Guru Bimbingan Konseling (BK) Seiber Opela, yang mendampingi dalam aspek psikososial. Waka Bidang Kesiswaan, Maharani Aulia Usman, yang memastikan kegiatan berjalan sesuai dengan program dan tata tertib sekolah. Pendampingan intensif ini memastikan seluruh rangkaian acara, mulai dari sambutan, interaksi dengan anak-anak panti, hingga penyerahan bantuan, dapat berjalan dengan baik dan memberikan kesan positif bagi kedua belah pihak.

Waka Bidang Kesiswaan MTsN 7 Kota Padang menjelaskan bahwa kegiatan kokurikuler ke panti asuhan ini merupakan bagian integral dari Kurikulum Merdeka yang menekankan pada penguatan Profil Pelajar Pancasila dan Profil Pelajar Rahmatan Lil ‘Alamin.”Melalui kegiatan ini, kami ingin membentuk karakter siswa yang tidak hanya unggul dalam akademik, tetapi juga memiliki jiwa sosial yang tinggi, empati, dan tanggung jawab sebagai bagian dari masyarakat. Pengalaman ini jauh lebih berharga daripada sekadar teori di kelas,” tegas beliau.

Kepala MTsN 7 Kota Padang, Marliwis, menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap inisiatif para siswa, wali kelas, guru BK, dan Waka Kesiswaan dalam menyelenggarakan kegiatan ini.”Kami sangat bangga melihat antusiasme dan kesadaran sosial yang ditunjukkan oleh siswa-siswi kelas VIII.2 dan VIII.4. Kegiatan ini adalah cerminan nyata dari pendidikan di madrasah, di mana ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan akhlak mulia,” ujar Marliwis. (KF)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *